Panduan Mengolah Jahe Untuk Burung Peliharaan

Tidak cuma bisa menghadiahkan rasa hangat, jahe bisa menghasilkan beberapa tipe burung tertentu menjadi rajin berkicau dengan suaranya yang kristal Bening Jahe untuk burung peliharaan selama ini dianggap bisa mengajukan pengaruh yang cukup baik terutama untuk penampilannya.

Uluran tangan jahe sebagai air minum untuk burung cakap memang dianggap bisa menubuhkan penampilannya sahih lebih maksimal. Bakal Meskipun hal termuat perlu dibarengi dengan perawatan yang teratur dan sokongan pakan jurai (EF) yang Tercukupi tanpa itu semua burung tidak akan mampu tampil maksimal.

1. Dicampur air minum
Jahe merah direbus dalam air hingga mendidih
Campurkan madu murni seputar dua sendok teh ke dalam air rebusannya.
Peras dua buah jeruk nipis ke dalam air rebusannya, lalu aduk hingga merata.
Sehabis itu, angkat lalu saring mengabdikan ayakan halus.
Dinginkan dan berikan pada burung semasih 2-3 kali seminggu.

Kunjungi juga : burung cipoh jantan

2. Dicampur ulat hongkong
Jahe dikupas kulitnya, lalu ditumbuk dan diberikan asalkan pakan ulat hongkong.
Untuk keluaran maksimal, berikan jahe termuat 15-20 menit sebelum ulat diberikan pada burung.

3. Dikerjakan menjadi debu jahe
Jahe dikupas kulitnya, lalu diparut atau digiling menetapkan mesin gilingan kelapa.
Parutan jahe seterusnya dikeringkan dengan cara disangrai.
Usai kering, berikan dengan cara dicampur dalam pakan voernya.

4. Dipotong kecil
Potong jahe dalam takaran kecil (seukuran voer) jumlahnya 20 wajah kecil.
Menyimpan potongan kecil jahe tersebut dalam tempat pakannya.
Berikan pada burung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *