March 30, 2020

Ilmuwan Temukan Spesies Burung Nuri Besar

Macam burung nuri raksasa diduga telah ada di Bumi sejak belasan juta tahun lalu. Dan kini, ilmuwan mengaku telah mewarisi kembali spesies yang sesudah dianggap tumpur ini.

Temuan tersimpul menerbitkan spesies punah tertera andaikan burung nuri paling besar di bidang yang selesei diidentifikasi ilmuwan.

Dapat berdiri dengan ketinggian sebagian 1 meter, burung nuri ini hampir dua kali lipat lebih besar jika di bandingkan burung nuri mutahir paling besar yang sudah ada.

Saat ini, burung nuri mutakhir paling besar di jurusan dipegang dari tipe burung nuri kakapo (Strigops habroptilus).

Burung nuri kakapo bisa memiliki panjang hingga 60 sentimeter dan tersohor bertubuh besar serta Banyak Macam burung nuri yang ditemukan oleh ilmuwan ini kesannya diberi nama Heracles inexpectatus.Hewan tertulis dinamai seperti legenda kesatria dari Yunani, Heracles, karena tingkatan dan kekuatannya.

Heracles yaitu nama lain dari Hercules yang diadopsi oleh suku Romawi.Semasa hidupnya, Heracles inexpectatus memiliki paruh raksasa yang dapat memecahkan hampir semua hal yang diinginkannya.

Peneliti dari Flinder University, Australia, meraup bahwa hewan itu memiliki berat 7 kilogram dan beratnya hampir sama dengan bola bowling.

Klik : burung nuri kepala hitam

Misalnya Permisalan burung nuri kakapo melainkan mampu mendapat berat 4 kilogram.Heracles berumur segenap 19 juta tahun, ditemukan di St Bathans, Central Otago, Selandia Baru.

Provinsi itu memang ternama dengan fosil burung dan binatang Miosen.Sebagai negara kepulauan, Selandia Baru tidak kaku dengan burung raksasa yang punah.

Dikutip dari IFLScience Pada awal mulanya peneliti pula terserang sembilan macam burung moa purba yang memiliki ukuran paling besar hingga 3,6 meter.

Seperti nuri kakapo, Heracles mencari makan di atas tanah dan condong tidak bisa terbang.

“Heracles, seumpama nuri paling besar di bagian yang selesei ada, tidak diragukan Tengah paruh besarnya dapat menyalurkan apa pun (biji-bijian atau buah-buahan keras) yang diinginkannya. Mungkin mereka pula mengunyah lebih dari sekedar makanan nuri Regular bahkan mereka bisa memakan nuri yang lain,” kata Dr. Brian dari Flinder University.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *