BKSDA Jatim Kembalikan Burung Tledekan, Cucak Ijo, Serta Cucak Jenggot Ke Habitatnya

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur melepas 210 ekor burung yg terbagi dalam murai batu, cucak jenggot, cucak ijo, serta tledekan. Burung-burung itu dilepaskan ke habitat aslinya sehabis bermalam beberapa saat di Surabaya saat ditangkap Pol Airud Tanjung Perak.

Sekitar 170 burung yg terbagi dalam cucak ijo, cucak jenggot serta tledekan dikembalikan ke Balikpapan, Kalimantan Timur dan 20 ekor cucak ijo serta 20 ekor murai batu dilepaskan ke Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

“Kami terima beberapa ratus burung ini dari Pol Airud Tanjung Perak. Berdasarkan hasil pengecekan kesehatan beberapa ratus burung ini, baru kita terlepas ke habitat aslinya, ” jelas Kepala BKSDA Ja-tim, Nandang Prihadi di kantor BKSDA Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 12 Oktober 2018 pagi.

Dilepasnya beberapa ratus burung ini buat mengontrol konservasi di alam bebas, juga sekaligus buat mengontrol insting alamiah burung-burung yg diambil tiada izin itu. Menurut Nandang beberapa ratus burung ini diambil secara dijebak buat diperdagangkan di beberapa kota di Jawa.

Read More :  harga cucak jenggot betina

Ke empat burung ini diketahui punyai harga yg mahal berkat kicaunya. Murai batu umpamanya, harga per ekor kira-kira Rp300. 000 sampai juta-an rupiah. Begitupun pada harga cucak ijo anakan kira-kira Rp150. 000 sampai Rp300. 000, dan yg udah berkicau dapat di atas Rp500. 000.

“Kami mau selekas mungkin melepas ke habitat aslinya biar insting liarnya konsisten terbangun. Apabila kelamaan di Surabaya burung ini condong jinak, ” urai Nandang.

Berdasarkan hasil pengecekan sehabis terima limpahan dari Pol Airud, beberapa ratus burung itu tak punyai izn ternak ataupun tangkar serta harus lekas dikembalikan ke habitatnya.

Beberapa ratus burung hasil penegahan ini udah diterbangkan ke habitatnya dengan bergelombang. Tledekan, cucak ijo, serta cucak jenggot diterbangkan ke Balikpapan waktu 10. 00 WIB, dan 20 ekor murai batu serta 20 ekor cucak ijo diterbangkan ke Pangkalanbun lebih dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *